Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwasanya surat perjanjian adalah surat yang dibuat oleh kedua belah pihak yang sepakat dalam melaksanakan hak dan kewajiban masing-masing pihak yang sudah mengikat diri untuk berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu. Maka dalam hal perjanjian menyangkut hutang piutang, maka perbuatan yang dimaksudkan adalah memberikan sejumlah uang tertentu kepada salah satu pihak yang lain, dan kemudian pihak lain tersebut juga mempunyai kewajiban untuk mengembalikan uang pinjaman tersebut sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Dalam kehidupan sehari-hari dikenal dua macam surat perjanjian hutang, yakni yang pertama surat perjanjian hutang dengan jaminan dan yang kedua surat perjanjian hutang tanpa jaminan. Perbedaannya hanya terletak pada da atau tidaknya barang jaminan dalam perjanjian hutang tersebut. Nah untuk kesempatan ini, admin khusus akan membagikan contoh surat perjanjian hutang dengan jaminan. Jadi mari langsung saja kita simak contoh yang sudah admin siapkan di bawah ini untuk anda.
Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan
Pada hari ini Rabu Tanggal Lima April Tahun Dua Ribu Tujuh Belas, kami yang bertanda tangan di bawah ini setuju mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu:Demikianlah sebuah contoh surat perjanjian hutang dengan jaminan yang dapat admin bagikan untuk anda kali ini. Semoga dapat membantu anda dalam membuat surat perjanjian hutang tersebut. Dan apabila memang surat di atas bermanfaat, silahkan like dan share melalui tombol di bawah ini. Sebagai tambahan, silahkan baca juga contoh surat perjanjian pinjaman uang. Barangkali juga akan berguna untuk anda. Terima kasih sudah singgah dan semoga perjanjian yang diadakan bisa berjalan sesuai rencana dan tanpa ada kendala suatu apapun. Salam sukses dari contohsuratpos1.blogspot.com.
1. Nama : Munahadi
Umur : 28 Tahun
Pekerjaan : Internet Marketer
Alamat : Jln. Anggrek No. 54 Banda Aceh
Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
2. Nama : Setiawan
Umur : 27 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jln. Mawar No. 33 Banda Aceh
Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
Maka melalui surat perjanjian ini disetujui oleh Kedua Belah Pihak ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum di bawah ini:
Demikianlah surat perjanjian utang-piutang ini dibuat bersama di depan saksi-saksi, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan untuk dijadikan sebagai pegangan hukum bagi masing-masing pihak.
- PIHAK PERTAMA telah menerima uang tunai sebesar Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah) dari PIHAK KEDUA yang dimana uang tunai tersebut adalah hutang atau pinjaman.
- PIHAK PERTAMA bersedia memberikan barang jaminan yakni …………., yang nilainya dianggap sama dengan uang pinjaman kepada PIHAK KEDUA.
- PIHAK PERTAMA berjanji akan melunasi uang pinjaman KEPADA PIHAK KEDUA dengan tenggang waktu selama 1 (satu) tahun terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
- Apabila nantinya dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang tersebut, maka PIHAK KEDUA memiliki hak penuh atas barang jaminan baik untuk dimiliki pribadi maupun untuk dijual kepada orang lain.
- Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (Dua) Rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
- Surat Perjanjian dibuat dan ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak secara sadar dan tanpa tekanan dari Pihak manapun di Banda Aceh pada hari, tanggal dan bulan seperti tersebut di atas.
Pihak Pertama, Pihak Kedua
Munahadi Setiawan
Saksi-saksi :
NAMA TANDA TANGAN
1. Muzakir ...............................
2. Jumadi ...............................
3. Marwan ...............................
4. Nazar ...............................